| Time | Saturday, December 11 · 8:00pm - 10:00pm |
|---|---|
| Location | Gedung Kesenian Jakarta Pasar Baru Jakarta, Indonesia |
| Created By | |
| More Info | The staff and students of the Pelita Harapan University of diverse musical instruments will present a concert of the music by Ananda Sukarlan. This concert is the result of the intensive work by the students and professors at the Pelita Harapan University with the world class composer Ananda Sukarlan who is invited for masterclasses at UPH. The Maestro himself will perform his latest work, the virtuosic "Rapsodia Nusantara" this ...time based on some children folk tunes from Java. The UPH visiting professor Dr. Kazuha Nakagara (Japan) will give the world premiere of 2 Etudes by Ananda Sukarlan, while the students will complete the performance of the 5 Etudes. Harpist Maria Pratiwi will give the first Indonesian performance of 2 numbers from "Vega and Altair" which was just premiered in Esplanade (Singapore) this November. This concert will take place at Gedung Kesenian Jakarta on December 11th, 2010 at 8 p.m. For further info and tickets, pls contact Chendra at 0818 891038 or ycep@yahoo.com More info: www.musik-sastra.com. Ananda can also be followed athttp://twitter.com/anandas ------- Staff serta mahasiswa Fakultas Musik Universitas Pelita Harapan dari berbagai instrumen akan mempersembahkan konser dengan karya-karya Ananda Sukarlan. Konser ini adalah hasil kerja intensif para mahasiswa dan dosen Universitas Pelita Harapan bersama komponis kelas dunia ini yang memberi masterclasses di UPH. Sang Maestro sendiri akan tampil membawakan pertunjukan perdana sebuah "Rapsodia Nusantara" yang paling baru dan virtuosik, kali ini berdasarkan lagu2 anak2 tradisional dari Jawa . Selain itu para dosen dan mahasiswa UPH akan membawakan untuk pertama kalinya 5 Etudes komplit, dengan Dr. Kazuha Nakagara (Jepang) memperdanakan Etude no. 2 dan no. 5. Pemain harpa Maria Pratiwi juga membawakan pertunjukan perdana di Indonesia dari 2 nomor dari "Vega and Altair" yang baru bulan November ini diperdanakan di Esplanade (Singapur). Konser ini akan mengambil tempat di Gedung Kesenian Jakarta, tanggal 11 Desember 2010 pk. 8 malam. Tiket dan info lebih lanjut bisa diperoleh di Chendra, 0818 891038 atau ycep@yahoo.com Silakan juga kunjungi www.musik-sastra.com . Ananda juga bisa di follow dihttp://twitter.com/anandas |
Electronic paper untuk Daerah Istimewa Yogyakarta. Turut Berpartisipasi Peduli Kepada Bumi Dan Mempercantik Indahnya Dunia. Hamemayu Hayuning Bawana.Menjaga hubungan baik dengan manusia, sesama makhluk, alam semesta dan dengan Yang Maha Kuasa (HB I ). Rahayuning Bawono Kapurbo Waskitaning Manungso, yang berarti kelestarian dunia itu berawal dari kewaspadaan manusia.
Kamis, 09 Desember 2010
=Univ. Pelita Harapan presents Masterpieces of Ananda Sukarlan
Rabu, 08 Desember 2010
= Bangsa Yang Besar.
Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, saatnya Indonesia lebih aktif berperan serta untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di dunia.
Salam damai.
= Our Visitor, tamu kita. 9 Desember 2010
A visitor from Gondangan Kulon, Jawa Tengahviewed "e-Paper Jogja" 1 min ago |
A visitor from Yogyakartaviewed "e-Paper Jogja" 1 hour 15 mins ago |
A visitor from Yogyakartaviewed "e-Paper Jogja" 5 days ago |
A visitor from Balikpapan, Kalimantan Timurviewed "e-Paper Jogja" 8 days 21 hours ago |
A visitor from Yogyakartaviewed "e-Paper Jogja" 16 days 2 hours ago |
A visitor from Moscow, Moscow Cityviewed "e-Paper Jogja" 23 days 20 hours ago |
A visitor from Jakarta, Jakarta Rayaviewed "e-Paper Jogja" 1 month ago |
A visitor from Alliance, Ohioviewed "e-Paper Jogja: Twitter , epaper jogja" 1 month ago |
A visitor from Australiaviewed "e-Paper Jogja" 1 month ago |
A visitor from Jakarta, Jakarta Rayaviewed "e-Paper Jogja" 1 month 3 days ago |
Selasa, 27 Juli 2010
= Srisasanti Syndicate @Bazaar Art Jakarta 2010
= Artist Talk ART|JOG|10

Artist Talk ART|JOG|10
| Time | Tomorrow · 3:00pm - 5:00pm |
|---|---|
| Location | Ruang Seminar Taman Budaya Yogyakarta Jl. Sriwedani no. 1 Yogyakarta, Indonesia |
| Created By | |
| More Info | Mengundang Anda untuk ngobrol bareng Eko Nugroho, Yudi Sulistyo, Budi Adi Nugroho (Commission Artists ART|JOG|10), tentang proses kreatif mereka dalam acara: Artist's Talk ART|JOG|10 Kamis, 29 Juli 2010 Jam 15.00 WIB di Ruang Seminar Taman Budaya Yogyakarta Kami tunggu kehadiran Anda. Terima kasih. Informasi: E: office (at) artfairjogja.com database (at) artfairjogja.com [p] +62 274 6949090 www.artfairjogja.com -------------------------- Profil Commission Artits ART|JOG|10 BUDI ADI NUGROHO Lahir di Pare-pare, pada 1982, Budi Adi Nugroho menyelesaikan pendidikan kesarjanaan dan masternya di Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung (Jurusan Patung). Karya-karya tiga dimensionalnya mengarah kepada genre objek dan cenderung menonjolkan kemampuannya menambah material bukan sekedar mengurangi material seperti metodologi penciptaan patung pada umumnya. Kritik terhadap budaya konsumsi masyarakat, dan budaya populer pada umumnya, merupakan isu yang kerap diangkatnya. EKO NUGROHO Lahir di Yogyakarta, pada 1977, Eko Nugroho lulus dari Fakultas Seni Rupa, Seni Murni, Institut Seni Indonesia – Yogyakarta (Jurusan Lukis). Inisiator kompilasi komik alternatif Daging Tumbuh ini berkarya dengan beragam media, mulai dari mural, lukisan, drawing, komik, zine, video, sampai animasi. Walau kerap merefleksikan keadaan sosial-politik, Eko mengaku bahwa itu bukan pilihan utamanya, “Sejujurnya, aku nggak memilih untuk menjadi politis atau mengadopsi pesan politik, tapi keseharian kita kan memang didominasi oleh isu-isu kemiskinan, ketidakadilan sosial, fanatisme agama, korupsi, dan lain-lain. Susah lah menghindarinya.” YUDI SULISTYO Lahir di Yogyakarta, pada 1976, Yudi Sulistyo lulus dari Fakultas Seni Rupa, Desain, Institut Seni Indonesia – Yogyakarta (Jurusan Desain Komunikasi Visual). Senada dengan kecenderungan perkembangan seni rupa kontemporer, mantan ilustrator Petak Umpet yang intens menampilkan isu-isu militer ini berkarya dengan craftsmanship yang luar biasa dalam masing-masing eksekusinya. Bagi Yudi, karya-karyanya adalah visualisasi kisah-kisah perang yang semasa kecilnya hanya ia dapatkan dalam bentuk verbal dari ayahnya. http://www.facebook.com/home.php?#!/event.php?eid=126975917347751 |
Senin, 26 Juli 2010
Langganan:
Postingan (Atom)
